Belum Tahu Apa Itu Kolesterol? Begini Penjelasannya!

Anda belum tahu apa itu kolesterolMemang orang sering memaknainya dengan lemak jahat. Padahal tidaklah demikian. Saat mendengar kata itu pasti sudah dikaitkan dengan sebuah penyakit. Memang pada umumnya kolesterol yang tinggi itu merupakan pemicu berbagai masalah tubuh. Akibat penumpukan lemak yang menyumbat saluran darah, organ-organ tubuh tidak berfungsi dengan maksimal.

Kolesterol pasti ada dalam setiap tubuh. Apa yang dimakan sangat berpengaruh dalam proses pembentukannya. Ada beberapa asupan nutrisi yang baik dan tidak untuk diri seseorang. Kondisi makanan yang terkontaminasi oleh virus dan bakteri makin memperparah fungsi organ tubuh Anda. Darah terpapar oleh zat-zat yang berbahaya. Organ yang berfungsi memisahkannya juga tidak mampu lagi menyalurkan nutrisi ke bagian lain dalam tubuh. Jika hal itu terus terjadi, maka Anda akan mengalami berbagai komplikasi.

Anda bisa memahami kolesterol dari jenisnya berikut ini, sehingga tidak lagi berpandangan bahwa lemak itu tidak penting bagi tubuh. Berikut penjelasannya:

  1. Kolesterol High Density Lipoproteins (HDL)

HDL merupakan lemak baik. Tugasnya yaitu membawa lemak yang ada di tubuh ke dalam organ hati. Selanjutnya hati akan memisahkan mana yang baik untuk dan membuang zat yang berbahaya melalui saluran pembuangan. Kolesterol jenis ini sangat dibutuhkan oleh tubuh.

  1. Kolesterol Low Density lipoproteins (LDL)

LDL ini merupakan lemak yang dikenal jahat. Penumpukannya yang terlalu tinggi di dalam darah mengakibatkan alirannya tidak tersalurkan dengan baik ke bagian lain. Darah juga tidak dapat dibersihkan, akibatnya muncullah berbagai penyakit yang cukup berat. Stroke dan jantung menjadi langganan orang yang memiliki riwayat LDL ini.

Faktor pemicu kolesterol itu dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi oleh Anda. Bagi orang yang ingin memiliki lemak baik dalam tubuhnya dapat menyantap kacang-kacangan yaitu kacang polong, buncis, almond, dan lainnya. Rajin minum minyak zaitun. Beras merah, dan gandum utuh. Membiasakan diri untuk memakan buah yang kaya akan serat seperti apel, nangka, pir, pisang, mangga. Sayuran lobak, labu, wortel, bayam, brokoli dapat Anda coba, karena memiliki kandungan serat yang banyak.

Anda juga bisa menghindari makanan ini, jika tidak ingin memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi. Jangan sering-sering mengkonsumsi makanan yang instan dan cepat saji. Begitu juga dengan es krim. Jeroan pada hewan, juga sebaiknya jangan dikonsumsi. Susu, keju, telur juga dapat memicu lemak jahat bersarang di dalam darah jika dikonsumsi secara berlebihan. Jenis-jenis makanan tersebut juga susah untuk diolah dalam pencernaan. Kandungan-kandungan yang menjadi bumbunya juga tidak baik, karena proses kimiawi yang mengubahnya menjadi tidak sehat. Berat memang untuk meninggalkan makanan-makanan yang rasanya enak, tetapi memicu lemak jahat.

Saat Anda dinyatakan memiliki penyakit kolesterol jangan dulu berpikiran bahwa itu hanya lemak jahat. Anda sudah tahu apa itu kolesterol bukan? artinya ada juga lemak baiknya. Anda dapat mengubah kebiasaan buruk itu dengan berhenti dari kebiasaan yang tidak baik. Tinggalkan rasa stres dalam diri yang dapat menjadi pemicu orang untuk makan sesuka hatinya. Jangan juga Anda mengkonsumsi makanan secara berlebihan, karena hal itu justru dapat mengubahnya menjadi tidak baik. Berolahraga juga dapat meningkatkan kinerja organ tubuh dapat bekerja secara maksimal. Saat memutuskan untuk mengubah pola hidup itu artinya Anda peduli pada umur. Tidak hanya itu saja, Anda tidak akan menghabiskan masa tua dengan minum obat-obatan dan juga cuci darah.